Post-Only vs Reduce-Only Order Crypto: Bedanya dan Kapan Dipakai
Post-only membantu menjaga order tetap menjadi maker, sedangkan reduce-only mencegah order menambah posisi. Pahami beda fungsi, manfaat, dan batasannya.
Penulis
Kontributor GameFi, NFT Gaming & Metaverse
Sarjana Teknik Elektro; gamer aktif dan pengamat esports
Sarjana Teknik Elektro, gamer aktif, dan pengamat esports yang mengikuti persilangan industri game dengan blockchain. Fokusnya adalah GameFi, kepemilikan aset digital, NFT gaming, ekonomi dalam game, serta risiko token dan model play-to-earn bagi pemain.
Post-only membantu menjaga order tetap menjadi maker, sedangkan reduce-only mencegah order menambah posisi. Pahami beda fungsi, manfaat, dan batasannya.
Sobat Kripto, pahami permission API key exchange sebelum menyambungkan bot, tax tracker, atau dashboard. Salah izin bisa memperbesar risiko tanpa kamu sadari.
Banyak order crypto gagal bukan karena aplikasi error, tetapi karena harga, kuantitas, atau nilai order tidak sesuai aturan pair yang diperdagangkan.
Angka saldo di exchange tidak selalu berarti semua dana siap dipakai. Pahami beda available balance, saldo tertahan, pending release, dan withheld agar tidak salah baca kenapa order atau withdraw ditolak.
Pahami beda slippage dan price impact, kapan tolerance terlalu tinggi atau terlalu rendah, dan cara mengatur swap agar tidak rugi diam-diam.
One-Way Mode dan Hedge Mode mengubah cara posisi futures diperlakukan saat kamu menekan buy atau sell. Pahami bedanya agar tidak salah ekspektasi, risiko, dan pencatatan.
Sobat Kripto, pahami beda tiga harga di futures crypto, alasan likuidasi bisa terjadi meski candle belum menyentuh angka layar, dan cara mengecek risikonya.
Pelajari izin read, trade, dan withdraw pada API key exchange, kapan IP whitelist wajib, dan cara membatasi risiko saat memakai bot trading.
Portfolio margin memakai model margin berbasis risiko lintas posisi, bukan sekadar margin per posisi. Pelajari cara kerja, manfaat, haircut collateral, dan risiko tersembunyi yang sering diremehkan.
Initial margin menentukan modal minimum untuk membuka posisi leveraged, sedangkan maintenance margin menentukan batas minimum agar posisi tetap hidup sebelum likuidasi.
Partial liquidation menutup sebagian posisi saat jaminan mulai tipis. Pahami bedanya dengan full liquidation, kapan ia terjadi di futures atau DeFi, dan kenapa tetap berbahaya.
Tick size mengatur kelipatan harga, sedangkan lot size mengatur kelipatan jumlah aset. Salah memahami keduanya bisa membuat order crypto gagal meski saldo cukup.
Maker fee dan taker fee tidak ditentukan oleh label market order atau limit order semata, tetapi oleh apakah order kamu menambah likuiditas atau langsung memakannya dari order book.
Order kripto yang terisi sebagian biasanya terjadi karena likuiditas tidak cukup, order menabrak batas proteksi harga, atau saldo efektif tidak menutup ukuran order plus fee.
Pahami arti slippage tolerance, bedanya dengan price impact, dan cara mengatur batas aman agar swap tidak gagal atau dimakan sandwich attack.
Harga terakhir tidak cukup untuk menilai kualitas pasar. Pelajari cara membaca order book depth, spread, dan potensi slippage sebelum mengeksekusi order.
Time in force menentukan berapa lama order aktif dan bagaimana sisa order diperlakukan. Pahami GTC, IOC, dan FOK sebelum memakai order lanjutan di crypto.
Harga likuidasi menentukan kapan posisi futures bisa dipaksa tutup. Pahami hubungan leverage, mark price, margin mode, dan biaya agar tidak salah baca risikonya.
Stop market mengejar kepastian keluar, stop limit mengejar kontrol harga. Pahami bedanya sebelum memasang order proteksi di pasar crypto yang bergerak cepat.
Cross margin memakai saldo bersama untuk banyak posisi, sedangkan isolated margin membatasi risiko per posisi. Pahami bedanya sebelum buka leverage.
Tiga istilah ini sering dipakai seolah sama. Padahal price impact, slippage, dan spread menjelaskan tiga sumber biaya yang berbeda.
API key memudahkan bot, portfolio tracker, dan tax reporting, tetapi izin yang terlalu luas bisa berbahaya. Pahami cara membatasi permission sebelum dipakai.
ADL di futures crypto bisa menutup posisi trader yang sedang untung saat pasar ekstrem. Pahami hubungannya dengan liquidation engine, insurance fund, dan bankruptcy price.
Tiga harga ini terlihat mirip, tetapi fungsinya berbeda. Memahaminya penting agar trader futures tidak salah membaca likuidasi, funding, dan trigger.
Post-only order menjaga order limit tetap masuk ke order book, bukan langsung menyapu likuiditas. Berguna untuk menjaga fee dan disiplin eksekusi.
Reduce-only order membantu trader menutup atau mengurangi posisi tanpa membuka posisi baru secara tidak sengaja. Penting untuk futures dan margin.
Pahami perbedaan market order dan limit order, kapan sebaiknya dipakai, serta kesalahan umum yang sering membuat trader pemula rugi di pasar crypto.
Bitcoin Ordinals tembus 90 juta inscriptions, BRC-20 market cap $237 juta. Runes kuasai 35% transaksi metadata. Apa status NFT dan token di Bitcoin sekarang?
MegaETH launching mainnet Februari 2026 dengan 35K TPS sustainable, peak 47K. Target 100K TPS, eksekusi 5000x lebih cepat dari Ethereum. MEGA token TGE April 2026.
Apa itu AI agent crypto? Virtuals Protocol punya 15.800+ agent, ai16z/ElizaOS framework dipakai mayoritas project AI crypto 2026. Bagaimana cara kerjanya?
Hyperliquid menguasai 70% volume perpetual DEX di 2026 dengan $21.8M volume harian. Apa itu HYPE, kenapa booming, dan apa risikonya buat Sobat Kripto?
Dua pendekatan utama trading: TA (chart, indikator) vs FA (tokenomics, adopsi, tim). Kelebihan, kekurangan, dan kombinasi optimal.
Mekanisme airdrop crypto, syarat eligibility, jenis (retroactive, snapshot, NFT holder), dan strategi farming yang aman.
GameFi explainer: mekanisme play-to-earn, tokenomics game crypto, dan kenapa boom Axie 2021 tidak sustainable.
Konsep leverage 10x, 50x, 100x: mekanisme margin call, liquidation price, dan kenapa banyak trader retail rugi.
NFT fundamental: standar ERC-721 vs 1155, marketplace populer (OpenSea, Blur, Magic Eden), valuasi, dan red flag pemula.
Profile picture NFT (BAYC, CryptoPunks, Pudgy Penguins): konsep utility, rarity trait, dan budaya komunitas.
Solana blockchain explainer: proof of history, TPS tinggi, ekosistem DeFi/NFT, dan tantangan downtime.
Dua game crypto generasi berbeda: Axie (auto-battler P2E) vs Illuvium (AAA quality), tokenomics, dan komunitas.
Inovasi token di Bitcoin: Ordinals (NFT-like inscription) dan Runes protocol untuk fungible token, dampak ke fee block.
Anatomi candlestick: body, wick, color. Pattern reversal (doji, hammer, engulfing) dan continuation untuk trader pemula.
Jenis stop loss (fixed, trailing, ATR-based), placement strategy, kapan jangan pakai SL, dan trailing stop untuk maximize profit.
Take profit strategy untuk trader crypto: fixed price target, percentage gain, trailing TP, dan psychological exit point trader.
Gap di CME Bitcoin futures (sabtu-minggu closed): teori gap fill, frekuensi, dan setup trader institutional.
Mengikuti trader lain secara otomatis terdengar menggiurkan, tapi data yang ditampilkan dashboard copy trading sering menyembunyikan risiko yang tidak terlihat di angka cuan.
Sobat Kripto, ERC-6551 adalah standar baru yang membuat setiap NFT bisa punya wallet sendiri dan hold aset. Bahas konsep, use case, dan implementasinya.
Tool Fibonacci retracement untuk trader crypto: level 0.236, 0.382, 0.5, 0.618 dan cara plot di chart Bitcoin dan altcoin.
Sobat Kripto, kuasai cara bedakan FUD dari berita fundamental crypto. Bahas pattern news, source credibility, dan reaksi market yang menentukan keputusan trading.
Funding rate perpetual: mekanisme balance long/short, positive vs negative, dan strategi cash-and-carry.
GMX sebagai decentralized perpetual exchange: GLP shared liquidity, zero slippage trade, dan revenue share.
Grid trading bot strategy: range trade, jumlah grid, profit per grid, dan kapan pakai grid bot di market sideways.
Moving Average Convergence Divergence: signal line crossover, histogram, dan setup MACD untuk swing trader crypto.
Relative Strength Index 101: formula, level overbought/oversold, divergence, dan kombinasi dengan indikator lain.
Sobat Kripto, kenali NFT Fractionalization yang membagi kepemilikan NFT mahal jadi token ERC-20. Bahas cara kerja, platform populer, dan risiko sebelum ikut.
Daftar marketplace NFT yang melayani user Indonesia, dukungan Rupiah, fee, dan creator lokal yang aktif.
Open interest sering disalahpahami sebagai indikator tunggal bullish atau bearish. Memahami konteks lengkapnya membuka informasi yang biasanya tersembunyi di pergerakan harga.
Margin trading vs futures contract: collateral mechanics, funding rate, expiry, dan implikasi pajak di Indonesia.
Spot trading (beli aset langsung) vs futures (kontrak derivatif): mechanism, leverage, liquidation risk, dan profil investor.
Polygon PoS dan zkEVM vs Arbitrum One: throughput, fee, security model, ekosistem game/DeFi, pilihan untuk pemula.
Position sizing, max loss per trade, risk-reward ratio, dan kesalahan psikologis trader pemula dengan modal terbatas.
Antara copy trading otomatis dan trading sendiri, ada lapisan tengah yang sering disebut social trading. Pemahaman lengkap soal model ini menentukan apakah dia membantu atau menyesatkan.
Time horizon, jumlah trade per hari, profil psikologis ideal, dan fee impact untuk swing trader dan scalper crypto.
Pengantar technical analysis: tiga konsep dasar - support, resistance, dan volume - yang membentuk pondasi untuk membaca pergerakan harga crypto.