Tutorial

Maker Fee vs Taker Fee Crypto: Bedanya dan Cara Menghitung

Maker fee dan taker fee tidak ditentukan oleh label market order atau limit order semata, tetapi oleh apakah order kamu menambah likuiditas atau langsung memakannya dari order book.

Ahmad KamalSarjana Teknik Elektro, gamer aktif, dan pengamat esports yang mengikuti persilangan industri game dengan blockchain
4 Juli 2026Dicek oleh Tim Redaksi 4 Juli 20265 menit baca
Bagikan:
Grafik order book dan angka biaya trading di layar

Banyak trader pemula salah kaprah soal maker fee dan taker fee. Mereka mengira market order selalu berarti taker dan limit order selalu berarti maker. Padahal yang menentukan bukan nama order-nya, melainkan apakah order kamu menambah likuiditas ke order book atau langsung mengambil likuiditas yang sudah ada.

Kesalahan memahami hal ini kelihatannya kecil, tetapi dampaknya langsung ke biaya transaksi. Kalau kamu trading sering, selisih fee beberapa basis point bisa menggerus hasil lebih cepat daripada yang kamu sadari.

Definisi Singkat yang Benar

Kraken menjelaskan bahwa order mendapat maker fee jika order itu tidak langsung match dengan order lawan yang sudah ada di order book. Sebaliknya, order mendapat taker fee jika order itu langsung match saat dikirim.

Coinbase menjelaskan hal yang sama:

  • order yang terisi segera membayar taker fee;
  • order yang diletakkan di order book dan baru terisi kemudian membayar maker fee;
  • jika order hanya terisi sebagian, bagian yang match langsung kena taker fee, sedangkan sisa yang tinggal di order book baru kena maker fee saat terisi nanti.

Ini poin paling penting di seluruh artikel: limit order pun bisa menjadi taker kalau harganya langsung menyapu likuiditas yang ada.

Kenapa Exchange Membedakan Maker dan Taker

Alasannya sederhana: maker membantu membangun order book, sedangkan taker memakai likuiditas yang sudah tersedia.

Exchange menyukai maker karena:

  • spread bisa lebih stabil;
  • order book terlihat lebih dalam;
  • pengalaman trading pengguna lain membaik.

Karena itu, banyak platform memberi maker fee lebih rendah daripada taker fee. Coinbase Exchange juga menegaskan bahwa mereka memakai model maker-taker dan tier fee ditentukan berdasarkan volume trailing 30 hari.

Limit Order Tidak Otomatis Murah

Anggap harga Bitcoin di order book saat ini:

  • best bid: 100
  • best ask: 101

Kalau kamu pasang buy limit di 99, order kamu masuk ke book dan menunggu. Itu perilaku maker.

Kalau kamu pasang buy limit di 101 atau lebih tinggi, order itu bisa langsung bertemu ask yang ada. Dalam kasus ini, limit order kamu berperilaku seperti taker karena ia langsung mengambil likuiditas.

Inilah alasan kenapa banyak exchange menyediakan opsi post-only. Kraken menyebut post limit order sebagai cara untuk memastikan order kamu dipasang di book sebagai maker, atau dibatalkan jika ternyata akan langsung match. Coinbase juga menjelaskan bahwa tanpa post-only, bagian order yang langsung tereksekusi akan dikenai taker fee.

Cara Menghitung Fee dengan Benar

Rumus dasarnya sederhana:

fee = nilai nominal transaksi x persentase fee

Yang sering dilupakan adalah nilai nominal transaksi, bukan untung-rugi, yang jadi dasar perhitungan.

Misalnya:

  • kamu membeli aset senilai Rp10.000.000;
  • maker fee 0,10%;
  • taker fee 0,25%.

Maka:

  • fee maker = Rp10.000
  • fee taker = Rp25.000

Selisih satu transaksi memang tampak kecil. Tetapi kalau kamu sering masuk-keluar posisi, biaya kumulatifnya cepat membesar. Itulah sebabnya trader aktif harus memperlakukan fee sebagai variabel strategi, bukan sekadar detail operasional.

Kasus yang Sering Membingungkan: Partial Fill

Inilah area yang sering bikin laporan biaya terasa aneh.

Coinbase menjelaskan bahwa order yang langsung match sebagian akan dikenai taker fee untuk porsi instan itu. Sisa order yang tinggal di book lalu terisi belakangan dapat dikenai maker fee.

Jadi dalam satu order yang sama, kamu bisa melihat dua perilaku biaya berbeda.

Implikasinya:

  • jangan menilai jenis fee hanya dari order type;
  • lihat laporan eksekusi per fill;
  • pahami bahwa satu order besar dapat terpecah menjadi beberapa fill dengan biaya berbeda.

Kapan Mengejar Maker Fee Masuk Akal

Mengejar maker fee masuk akal jika:

  • kamu tidak buru-buru;
  • spread cukup lebar;
  • kamu rela menunggu antrean;
  • kamu ingin kontrol harga masuk yang lebih baik.

Tetapi maker tidak selalu "lebih baik". Ada biaya peluang. Kalau pasar bergerak cepat, order maker kamu bisa tidak pernah terisi, lalu harga kabur. Jadi hemat fee bisa dibayar mahal oleh kegagalan eksekusi.

Kapan Taker Fee Masih Rasional

Taker fee masih rasional ketika:

  • kamu perlu masuk atau keluar cepat;
  • kamu mengeksekusi stop atau risk reduction;
  • likuiditas tipis dan prioritasmu adalah kepastian fill, bukan penghematan beberapa basis point.

Biaya taker bukan musuh. Ia hanya harga dari urgensi.

Tesis Praktis: Fee Tidak Bisa Dilihat Terpisah dari Spread dan Slippage

Banyak trader terlalu fokus pada maker vs taker, tetapi lupa biaya trading total punya beberapa komponen:

  • trading fee;
  • spread;
  • slippage;
  • untuk derivatif, bisa ada funding atau biaya lain di luar spot fee.

Karena itu, order maker dengan harga buruk bisa saja lebih mahal secara total daripada taker yang efisien. Sebaliknya, order taker di pasar panik bisa membuat kamu membayar spread dan slippage yang jauh lebih besar daripada fee yang tertera.

Jadi pertanyaan yang benar bukan "mana fee yang lebih rendah?", melainkan:

berapa total biaya eksekusi untuk strategi saya?

Konteks untuk Pengguna Indonesia

Ada dua hal yang relevan buat pengguna Indonesia:

OJK menegaskan whitelist resmi sebagai rujukan legalitas. Jadi sebelum mengejar maker fee termurah, pastikan dulu platform yang kamu pakai memang legal dan kanalnya resmi.

2. Simpan histori biaya transaksi

Dalam konteks administrasi transaksi kripto yang tunduk pada PMK 50/2025, menyimpan histori fee, order fill, dan nilai transaksi akan sangat membantu kalau suatu saat kamu perlu merekonsiliasi biaya dan hasil perdagangan.

Kesimpulan

Maker fee dan taker fee bukan soal nama tombol order, tetapi soal fungsi order terhadap likuiditas. Maker menambah likuiditas. Taker mengambil likuiditas. Limit order bisa jadi maker atau taker. Bahkan satu order bisa campuran keduanya jika terisi sebagian.

Kalau kamu paham ini, kamu akan lebih disiplin saat memilih antara post-only, limit agresif, atau market execution. Dan itu penting, karena biaya trading yang terlihat kecil sering justru menjadi kebocoran paling konsisten dalam performa trader aktif.

Kalau kamu ingin lanjut, baca juga market order vs limit order untuk pemula, open interest futures crypto, dan perbedaan spot vs futures trading crypto.

Disclaimer

Artikel ini bersifat edukatif dan bukan ajakan trading. Struktur fee, tier volume, dan fitur seperti post-only dapat berubah sewaktu-waktu, jadi selalu cek halaman biaya resmi exchange sebelum mengeksekusi strategi aktif.

Sumber

  1. Kraken Support - What are Maker and Taker fees?(akses 4 Jul 2026)
  2. Coinbase Help - Coinbase Advanced fees(akses 4 Jul 2026)
  3. Coinbase Help - Exchange fees(akses 4 Jul 2026)
  4. Coinbase Help - Understanding the order types(akses 4 Jul 2026)
  5. PMK No. 50 Tahun 2025 - Peraturan BPK(akses 4 Jul 2026)
  6. OJK - Whitelist Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Berizin/Terdaftar(akses 4 Jul 2026)
Disclosure

Artikel ini bersifat edukatif dan bukan ajakan trading aktif. Struktur fee tiap platform bisa berubah, jadi selalu cek halaman biaya resmi exchange yang kamu pakai.

Disclaimer

Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan rekomendasi investasi. Aset kripto memiliki risiko tinggi termasuk kerugian total modal. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan terdaftar sebelum mengambil keputusan investasi.

Bermanfaat? Bantu sebarkan:
Bagikan:
Penulis
Ahmad Kamal

Sarjana Teknik Elektro, gamer aktif, dan pengamat esports yang mengikuti persilangan industri game dengan blockchain. Fokusnya adalah GameFi, kepemilikan aset digital, NFT gaming, ekonomi dalam game, serta risiko token dan model play-to-earn bagi pemain.