IDRT (Rupiah Token)
Stablecoin Rupiah on-chain yang dipatok 1:1 ke IDR dengan cadangan di bank Indonesia.
Penjelasan
Sobat Kripto, IDRT adalah stablecoin Rupiah pertama yang signifikan di Indonesia. Diterbitkan oleh Rupiah Token (Singapura) dengan cadangan di bank Indonesia. Tersedia di Ethereum, BNB Chain, dan beberapa chain lain. Use case: trading pair IDR di DEX, settlement on-chain antar exchange Indonesia, microtransaction. Adopsi masih terbatas dibanding stablecoin USD.
Use Case Lokal
Bridge dari Rupiah fisik ke crypto on-chain. Bisa dipakai untuk swap di DEX dengan crypto lain tanpa harus convert ke USD dulu. Untuk Sobat Kripto Indonesia yang aktif di DeFi: IDRT bisa jadi alternatif untuk hindari double conversion (IDR ke USD ke crypto). Beberapa exchange Indonesia list IDRT.
Likuiditas Terbatas
Trading volume IDRT jauh lebih kecil dari USDT atau USDC. Liquidity pool di DEX juga relatif tipis. Slippage bisa signifikan untuk amount besar. Untuk transaksi rutin nominal kecil-menengah, IDRT viable. Untuk transaksi besar, USDT atau USDC di pair IDR di exchange terdaftar lebih efficient.
Status Regulasi
IDRT belum punya status regulasi yang tegas di Indonesia. Berbeda dari USDT/USDC yang di-treat sebagai aset kripto biasa. IDRT sebagai 'rupiah token' status hukumnya gray area. Sobat Kripto sebaiknya hold IDRT dalam jumlah kecil untuk specific use case (DeFi trading), bukan sebagai dana darurat.