Analisis

Aptos vs Sui: Perbandingan Blockchain Bahasa Move

Dua proyek penerus Diem (Meta): Aptos (BFT consensus) vs Sui (object-centric), perbedaan teknis Move language.

Tim RedaksiTim editorial beritakripto
20 Mei 20265 menit baca
Bagikan:
Visualisasi abstrak blockchain Layer 1

Aptos dan Sui adalah dua blockchain Layer 1 yang lahir dari runtuhnya proyek Diem Meta (sebelumnya Libra). Keduanya pakai bahasa pemrograman smart contract bernama Move yang awalnya dikembangkan untuk Diem. Tapi pendekatan teknis mereka berbeda jauh - terutama soal model data dan consensus. Artikel ini membandingkan keduanya dari sudut pandang teknis untuk pembaca yang ingin memahami trade-off masing-masing.

Latar Belakang: Warisan Diem

Diem (rebranded dari Libra) adalah inisiatif stablecoin Meta yang diumumkan 2019 dan resmi dihentikan 2022 setelah tekanan regulasi (per Wikipedia). Tim engineer kunci Diem - banyak dari mereka veteran sistem terdistribusi - berpencar ke dua proyek:

  • Aptos: didirikan oleh Mo Shaikh dan Avery Ching, eks Meta. Mainnet October 2022.
  • Sui: didirikan oleh Mysten Labs (Evan Cheng, Sam Blackshear, dll), juga eks Meta. Mainnet Mei 2023.

Keduanya mewarisi Move - tapi forking dari versi yang berbeda dan mengembangkan ke arah yang berbeda.

Move: Bahasa yang Berbeda Filosofi

Move dirancang dengan fokus resource safety. Token dan aset di-treat sebagai resource yang tidak bisa di-copy atau dihilangkan tanpa sengaja - berbeda dengan Solidity yang treat semua nilai sebagai numerik biasa.

Kedua blockchain memakai cabang Move yang sudah divergent:

  • Aptos Move: lebih mirip dengan original Diem Move. Pakai model account-centric - setiap account punya resource sendiri yang tidak bisa diakses account lain tanpa permission.
  • Sui Move: re-engineer signifikan oleh Mysten Labs. Pakai model object-centric - aset adalah objek terpisah dengan ID unik, bisa dimiliki, dipindah, atau di-share.

Konsekuensi untuk developer: kontrak Move tidak portable antara Aptos dan Sui. Library, framework, dan pola desain berbeda meski syntax dasar mirip.

Aptos: BFT Consensus dan Block-STM

Aptos pakai AptosBFT consensus yang berbasis HotStuff dengan modifikasi - varian Byzantine Fault Tolerant yang sudah dipakai di sistem terdistribusi tradisional.

Inovasi teknis utama Aptos adalah Block-STM (Software Transactional Memory). Cara kerjanya:

  • Eksekusi transaksi paralel secara optimistic - asumsikan tidak ada konflik
  • Kalau ada konflik (dua transaksi modifikasi state yang sama), re-execute serial
  • Throughput claim Aptos sangat tinggi karena banyak transaksi independen bisa dijalankan bersamaan

Untuk use case: payment, DeFi, dan NFT bisa dapat manfaat dari paralelisme. Tapi smart contract yang state-heavy dengan banyak shared resource (misal AMM dengan single liquidity pool) tidak otomatis dapat speedup.

Per dokumentasi Aptos Foundation, network bisa handle ribuan TPS di kondisi normal dengan finality di bawah satu detik.

Sui: Object-Centric dan Parallel by Default

Sui desain sangat berbeda. State Sui bukan single global ledger seperti Ethereum atau Aptos - melainkan kumpulan objek yang masing-masing punya owner dan ID unik.

Transaksi Sui dibagi dua kategori:

  • Owned object transactions: hanya modify objek yang dimiliki sender. Bisa di-finalize lewat Sui consensus engine tanpa harus melalui full consensus - hanya butuh konfirmasi mayoritas validator (Byzantine consistent broadcast). Sangat cepat.
  • Shared object transactions: modify objek yang di-share (misal AMM pool). Harus melalui consensus penuh dengan ordering antar validator.

Konsekuensi: transaksi sederhana seperti transfer NFT atau token mengalir cepat tanpa antri di consensus. Hanya transaksi yang memang butuh ordering global yang melalui consensus path lengkap.

Per docs Sui, arsitektur ini optimal untuk gaming, NFT trading, dan transfer simple - tapi kurang ideal untuk DeFi rumit yang banyak shared state.

Perbandingan Teknis Side-by-Side

AspekAptosSui
Move dialectAptos Move (mirip Diem)Sui Move (re-engineered)
State modelAccount-centricObject-centric
ConsensusAptosBFT (HotStuff-based)Narwhal + Bullshark / Sui consensus
ParallelismBlock-STM (optimistic)Native via object ownership
Sweet spotDeFi, payment, contract seriusGaming, NFT, simple transfer
Bahasa selain MoveTidak adaTidak ada

Keduanya hanya support Move - tidak ada Solidity EVM compatibility. Ini trade-off: developer harus belajar Move dari nol, tapi dapat keamanan dan model resource yang lebih ketat.

Ekosistem dan Adopsi

Per data publik per pertengahan 2025-2026:

DeFi project utama:

  • Aptos: Thala Labs, PancakeSwap (port), LiquidSwap
  • Sui: Cetus Protocol, NAVI, Suilend

Untuk gaming, Sui punya marketing lebih agresif dengan partnership dengan beberapa game studio. Aptos lebih fokus ke integrasi institutional dan partnership dengan Microsoft Azure untuk validator hosting.

Risiko untuk Investor Indonesia

  • Konsentrasi token supply: kedua project punya unlock schedule signifikan untuk founder dan early investor. Unlock cliff bisa pressure harga.
  • Move adoption lambat: kebanyakan developer crypto familiar dengan Solidity. Move masih ekosistem kecil - tooling, library, dan dokumentasi belum sematang EVM.
  • Liquidity di exchange lokal: APT dan SUI listed di beberapa exchange Indonesia (Indodax, Tokocrypto, Pintu) tapi likuiditas masih di bawah BTC/ETH/SOL.
  • Competition dengan EVM: Layer 2 Ethereum (Arbitrum, Base, Optimism) makin murah dan cepat - tekanan kompetitif ke L1 alternative makin tinggi.

Kesimpulan

Aptos dan Sui adalah dua eksperimen serius untuk membuktikan bahwa Move bisa jadi alternatif Solidity. Aptos main di incremental improvement dengan model state familiar plus paralelisme Block-STM. Sui ambil radical redesign dengan object-centric yang trade-off familiar untuk performa di use case spesifik.

Untuk developer Indonesia yang ingin masuk ke ekosistem ini, mulai dari tutorial resmi (aptos.dev dan sui.io) dan join Discord komunitas. Untuk investor, perhatikan bahwa keduanya masih dalam fase pembuktian product-market fit - volatilitas tinggi sangat mungkin.

Disclaimer: Artikel ini analisis teknis, bukan saran investasi. Crypto Layer 1 alternative punya risiko teknis dan adopsi yang signifikan. Lakukan riset mandiri sebelum alokasi modal.

Advertisement336 × 280 · Medium Rectangle

Sumber

  1. Aptos Foundation - Documentation(akses 20 Mei 2026)
  2. Sui Documentation(akses 20 Mei 2026)
  3. Sui.io - Move Programming Language(akses 20 Mei 2026)
  4. Wikipedia - Diem (digital currency)(akses 20 Mei 2026)
  5. CoinGecko Learn - Move Language Explained(akses 20 Mei 2026)
Disclaimer

Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan rekomendasi investasi. Aset kripto memiliki risiko tinggi termasuk kerugian total modal. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan terdaftar sebelum mengambil keputusan investasi.

Bermanfaat? Bantu sebarkan:
Bagikan:
Penulis
Tim Redaksi

Tim editorial beritakripto.id meliput berita dan tren crypto di Indonesia.