Istilah Crypto

Reku

Aplikasi crypto Indonesia (eks-Rekeningku) berizin atau masuk whitelist OJK, fokus retail dan saham US.

Penjelasan

Sobat Kripto, Reku adalah aplikasi crypto Indonesia (rebrand dari Rekeningku, eks-Coinone Indonesia 2021) yang menjangkau retail dengan trading crypto + saham AS (US stock). Terdaftar OJK untuk crypto + terdaftar OJK untuk saham US via Reku Stocks. Founder: Robby. Funding dari AC Ventures, Coinone (Korea), dan VC lain. Klaim 1+ juta user. Posisi: medium player Indonesia exchange, lebih kecil dari Indodax/Tokocrypto/Pintu tapi punya niche unique dengan multi-asset (crypto + saham US).

Multi-Asset Platform

Reku unique karena tidak hanya crypto: ada Reku Stocks untuk trade saham AS (NASDAQ, NYSE) dari Indonesia. User bisa pakai 1 akun untuk crypto + saham US. Custodian saham US via partnership dengan broker terdaftar SEC. Crypto trading: spot 100+ koin, dengan deposit rupiah via BCA/Mandiri/BRI. Tidak ada futures atau leverage untuk produk crypto lokal karena mengikuti kerangka regulasi Indonesia.

Reku Earn dan Staking

Reku Earn sediakan staking simple untuk crypto utama (BTC, ETH, SOL, dll.) dengan APR fixed atau variable. APR 2-10% tergantung koin dan lock period. Aman secara regulasi karena Reku custodian sendiri (tidak DeFi). Risk: counterparty Reku (jika Reku bangkrut, dana terancam). Compare dengan Pintu Staking dan Tokocrypto Earn untuk pilihan terbaik.

Untuk Sobat Kripto

Reku cocok untuk Sobat Kripto yang mau diversifikasi: crypto + saham US dalam 1 platform. UX bagus, edukasi via blog Reku. Fee crypto kompetitif (0.10-0.20%). Untuk fiat on-off ramp Indonesia + crypto + US stocks, Reku unique selling point. Tapi: untuk crypto trading aktif advanced, Indodax/Tokocrypto Pro lebih lengkap. KYC wajib, lapor pajak SPT tahunan (saham US juga wajib lapor sebagai harta luar negeri).