Istilah Crypto

CoinMarketCap (CMC)

Data aggregator crypto terlama (2013), diakuisisi Binance 2020, masih jadi benchmark industri.

Penjelasan

Sobat Kripto, CoinMarketCap (CMC) adalah data aggregator crypto tertua, berdiri Mei 2013 oleh Brandon Chez. Diakuisisi Binance April 2020 senilai $400 juta (controversial: bias listing Binance dan ranking). Tetap jadi benchmark industri untuk market cap data. Liput 9.000+ koin, 600+ exchange. URL: coinmarketcap.com. Punya CMC Academy, NFT calendar, ICO calendar, dan API yang populer.

Market Cap Methodology

CMC methodology: market cap = harga x circulating supply. Source data dari exchange API dan project self-report. Untuk koin yang circulating supply tidak verified, CMC pakai 'self-reported' tag dengan warning. CMC pernah jadi controversial karena methodology yang bias (penghapusan koin tertentu, prioritas exchange Binance). Tetap sumber primer kebanyakan media kasih ranking.

Fitur dan Produk

CMC Crypto Indices: track basket koin (CMC10, CMC100). CMC Calendar: list ICO/IDO upcoming + token unlock event. CMC Academy: free education crypto (artikel + course). API CMC: gratis (10k call/bulan) dan paid (sampai $999/bulan untuk enterprise). NFT Floor Price tracking. Yield Aggregator. DEX info. Telegram bot untuk price alert.

Untuk Sobat Kripto

CMC vs CoinGecko: keduanya OK, banyak Sobat Kripto pakai keduanya untuk cross-check. CMC mungkin sedikit bias ke Binance, CoinGecko lebih netral. Untuk ranking marketcap top 100, keduanya sama. Untuk info koin minor, CoinGecko sering lebih lengkap. Untuk Sobat Kripto Indonesia, CMC populer karena interface familiar, app mobile bagus, dan jadwal unlock event jelas.