Tools

DCA Simulator

Lihat berapa nilai portfolio Anda hari ini kalau DCA konsisten di harga historis Bitcoin, Ethereum, dan altcoin lain.

Kalkulator DCA Simulator

Simulasi Strategi Dollar-Cost Averaging

Hitung berapa nilai portfolio Anda hari ini jika DCA konsisten sejak tanggal tertentu. Data historis dari CoinGecko, max 1 tahun ke belakang (free tier limit).

Rp

Data tersedia dari 2 Juni 2025 sampai sekarang.

Hasil Simulasi

Pilih tanggal start dalam range data tersedia.

Disclaimer: Simulasi berdasarkan harga historis - past performance tidak menjamin hasil masa depan. Belum termasuk trading fee dan pajak (0,21% per transaksi di exchange Indonesia). Bukan saran investasi.

Apa Itu DCA (Dollar-Cost Averaging)?

DCA adalah strategi investasi dengan membeli aset secara reguler dengan nominal tetap, terlepas dari harga. Misal: beli BTC senilai Rp 500.000 setiap minggu, terlepas BTC sedang naik atau turun.

Keuntungan:

  • Menghilangkan emosi timing: tidak perlu tebak top/bottom market
  • Average price meredam volatilitas: beli lebih banyak saat murah, lebih sedikit saat mahal
  • Sustainable jangka panjang: cocok untuk investor 3-5+ tahun horizon

Cara Pakai Simulator Ini

  1. Pilih crypto yang ingin disimulasikan (BTC, ETH, BNB, SOL, XRP)
  2. Tentukan nominal per pembelian (Rp 100rb - 5jt)
  3. Pilih frekuensi: mingguan, 2 mingguan, atau bulanan
  4. Set tanggal mulai DCA (max 1 tahun ke belakang)
  5. Lihat hasil: total invested, avg buy price, current value, return %

Limitasi

  • Data historis CoinGecko free tier: maximum 1 tahun. Untuk DCA jangka lebih panjang, lihat tools dedicated DCA (Coinglass, dcaBTC.live).
  • Simulator tidak include trading fee dan pajak. Real return akan sedikit lebih rendah karena PPh 0,1% + PPN 0,11% per transaksi (lihat Kalkulator Pajak) + trading fee exchange.
  • Past performance ≠ future results. Simulator menunjukkan what-if historis, bukan prediksi.

DCA vs Lump Sum: Mana Lebih Baik?

Penelitian Vanguard 2012 dan beberapa studi lain menunjukkan lump sum (beli sekaligus) historisnya outperform DCA ~66% kalau market trending up jangka panjang. Tapi DCA menawarkan: kemudahan psikologis, akses untuk yang tidak punya lump sum, dan risiko buy-the-top yang lebih rendah.

Untuk investor crypto Indonesia yang gaji bulanan, DCA mingguan atau bulanan adalah pendekatan paling realistis.

Untuk konteks lebih lengkap, baca Bull Market vs Bear Market: Memahami Siklus Pasar Crypto.