Istilah Crypto

Solana (SOL)

Blockchain Layer 1 high-throughput dengan biaya transaksi sangat rendah.

Penjelasan

Sobat Kripto, Solana adalah blockchain Proof of Stake yang diluncurkan 2020, dikenal karena throughput tinggi (ribuan TPS) dan fee transaksi mendekati nol. Diciptakan oleh Anatoly Yakovenko, Solana pakai mekanisme unik bernama Proof of History (PoH) untuk mengurutkan transaksi. Populer untuk memecoin, NFT, dan DeFi yang butuh transaksi cepat.

Proof of History

Inovasi utama Solana adalah Proof of History, semacam timestamp kriptografis yang membantu validator urutkan transaksi tanpa perlu komunikasi intensif antar node. Hasilnya: throughput tinggi (klaim 65.000 TPS teoretis, real-world 2.000-3.000 TPS) dan block time sub-detik. Trade-off: requirement node tinggi, sentralisasi validator lebih besar dari Ethereum.

Ekosistem

Solana populer untuk memecoin lewat platform pump.fun (2024-2025), NFT marketplace Magic Eden, DEX seperti Jupiter dan Raydium, dan stablecoin native. Liquidity dan aktivitas retail di Solana sering melebihi banyak L2 Ethereum. Pengembangan pakai bahasa Rust, berbeda dari Solidity Ethereum.

Tantangan

Solana mengalami beberapa outage besar 2021-2022 yang sempat mengganggu kepercayaan. Pasca FTX collapse (Nov 2022), harga SOL crash 95 persen tapi recover di 2023-2024. Ekosistem berhasil bertahan dan tumbuh kembali. Untuk Sobat Kripto, Solana cocok eksposur ke alternatif Ethereum dengan fee murah, tapi tetap awas risiko konsentrasi.