ERC-20
Standar token fungible di Ethereum. Sebagian besar altcoin pakai standar ini.
Penjelasan
Sobat Kripto, ERC-20 (Ethereum Request for Comment 20) adalah specification untuk token yang interchangeable (fungible). Setiap unit identik dan bisa dibagi. Hampir semua stablecoin (USDT, USDC, DAI), governance token (UNI, AAVE), dan utility token Ethereum mengikuti standar ini.
Spesifikasi
ERC-20 diusulkan oleh Fabian Vogelsteller dan Vitalik Buterin pada November 2015 sebagai EIP-20. Standar ini define 6 mandatory functions yang harus diimplement smart contract token: balanceOf, totalSupply, transfer, transferFrom, approve, allowance. Plus 2 events: Transfer, Approval. Interoperabilitas yang fundamental untuk DeFi.
vs Standar Lain
ERC-20: fungible token untuk stablecoin, governance, utility. ERC-721: non-fungible (NFT). ERC-1155: multi-token (kombinasi fungible plus non-fungible). ERC-4626: tokenized vault untuk yield-bearing (stETH, sDAI). Di chain EVM-compatible (BSC, Polygon), token disebut BEP-20 dengan mechanic mirip.
Approval Risk
ERC-20 approve/transferFrom pattern memungkinkan DEX dan protocol DeFi work seamlessly. Risiko: approval tidak otomatis revoke setelah pakai, tetap valid sampai di-revoke manual. Banyak exploit memanfaatkan stale approval. Best practice: revoke approval lama via revoke.cash. Grant minimum approval, bukan unlimited.