DATco (Digital Asset Treasury Company)
Perusahaan publik yang simpan sebagian besar treasury dalam crypto, bukan kas tradisional.
Penjelasan
Sobat Kripto, DATco singkatan dari Digital Asset Treasury Company - perusahaan publik yang menyimpan sebagian besar aset cadangan dalam crypto (terutama Bitcoin), bukan dalam dolar atau obligasi pemerintah. Konsep dipopulerkan Michael Saylor dengan MicroStrategy (sekarang Strategy) sejak 2020. Per Mei 2026, ada 200+ DATco publik dengan total holding 1+ juta Bitcoin (~5% supply). Saham mereka sering jadi proxy investment Bitcoin bagi institutional yang dilarang beli crypto direct.
Mekanisme Leverage
DATco gak cuma pakai cash mereka untuk beli crypto. Mereka issue convertible bonds (utang murah) untuk beli lebih banyak Bitcoin. Saat Bitcoin naik, posisi naik faster dari modal awal = leverage. Saham DATco bisa naik 5-10x dari Bitcoin saat bull market. Tapi sebaliknya saat bear, bisa turun lebih dalam. Strategy (MSTR) turun 70% di 2022, naik 600% di 2024.
DATco Major
Strategy (eks-MicroStrategy, MSTR): 670k+ BTC, pelopor. Marathon Digital (MARA): miner + treasury. Hut 8: mining + treasury Kanada. Riot Platforms, Bitfarms: hybrid miner-treasury. Sol Strategies: Solana-focused. DeFi Technologies: multi-crypto. Belum ada DATco publik di Indonesia per Mei 2026.
Untuk Sobat Kripto
DATco menarik untuk yang mau leveraged Bitcoin exposure via saham (akses lewat Reku/Pluang). Tapi: volatile tinggi (lebih dari Bitcoin), counterparty risk (bisa bangkrut), dependen single founder (Saylor). Untuk pemula Indonesia, beli Bitcoin direct lewat exchange Bappebti lebih sederhana dan aman. DATco hanya untuk experienced investor yang allocate <10% portfolio.