Analisis

Layer 2 Ethereum: Arbitrum, Optimism, Base Perbandingan

Tiga L2 rollup teratas Ethereum: arsitektur, TVL, fee, ekosistem dApp, dan use case ideal masing-masing.

Tim RedaksiTim editorial beritakripto
20 Mei 20265 menit baca
Bagikan:
Ilustrasi jaringan Ethereum dengan beberapa lapisan abstrak

Layer 2 (L2) Ethereum adalah jaringan terpisah yang dibangun di atas Ethereum mainnet untuk meningkatkan throughput dan menurunkan biaya transaksi. Tiga rollup yang paling sering disebut dalam aktivitas ekosistem adalah Arbitrum One, Optimism Mainnet, dan Base. Artikel ini membandingkan arsitektur, ekosistem dApp, dan use case ideal masing-masing untuk membantu Anda memilih L2 yang sesuai kebutuhan.

Kenapa L2 Diperlukan

Ethereum mainnet punya throughput terbatas pada level dasar dan gas fee bisa naik tinggi saat kongesti. Solusi L2 memindahkan eksekusi transaksi ke chain terpisah lalu mengirim data atau bukti kembali ke Ethereum untuk security. Penjelasan teknis lebih lengkap tersedia di ethereum.org/layer-2.

Tiga L2 yang dibahas di artikel ini termasuk kategori optimistic rollup untuk Arbitrum dan Optimism, dan Base juga termasuk optimistic rollup yang dibangun di atas OP Stack.

Arbitrum One

Arbitrum One dikembangkan oleh Offchain Labs dan diluncurkan publik tahun 2021. Dokumentasi teknis tersedia di docs.arbitrum.io.

Arsitektur

  • Optimistic rollup dengan mekanisme fraud proof
  • Nitro stack untuk eksekusi cepat dan kompatibilitas EVM penuh
  • Challenge window: periode penantian sebelum withdrawal final ke Ethereum (dirancang untuk memberi waktu fraud proof submission)

Ekosistem

Arbitrum menjadi salah satu L2 dengan TVL (Total Value Locked) terbesar berdasarkan L2Beat. Ekosistem dApp mencakup:

  • DEX: GMX, Camelot, Uniswap v3
  • Perpetual trading: GMX paling sering dikaitkan dengan Arbitrum
  • Lending: Aave, Radiant
  • Bridge dan infrastruktur: berbagai bridge native dan third-party

Use Case Ideal

Arbitrum cocok untuk:

  • Trader DeFi yang butuh akses ke perpetual dan spot DEX dengan likuiditas
  • User yang mencari ekosistem matang dengan banyak protokol audited
  • DApp builder yang butuh kompatibilitas EVM penuh

Optimism Mainnet

Optimism diluncurkan oleh OP Labs (sebelumnya Optimism PBC) dan menjadi salah satu pioneer rollup. Dokumentasi teknis tersedia di docs.optimism.io.

Arsitektur

  • Optimistic rollup dengan fraud proof
  • OP Stack: modular framework yang sekarang dipakai banyak chain lain termasuk Base
  • Superchain vision: kumpulan rollup yang share infrastruktur dan security

Ekosistem

Optimism punya ekosistem dApp luas yang mencakup DEX, lending, dan banyak protokol DeFi. Beberapa nama yang aktif: Velodrome, Aave, Synthetix. Status TVL dan aktivitas terbaru bisa dicek di L2Beat.

Use Case Ideal

Optimism cocok untuk:

  • User yang ingin support proyek dengan retroactive public goods funding (RPGF) yang sering dilakukan Optimism
  • DApp builder yang ingin manfaatkan OP Stack untuk membangun L2 sendiri
  • Trader yang cari DEX dengan model tokenomics berbeda (Velodrome)

Base

Base diluncurkan oleh Coinbase tahun 2023 sebagai L2 yang dibangun di atas OP Stack. Dokumentasi tersedia di docs.base.org.

Arsitektur

  • Optimistic rollup berbasis OP Stack
  • Dibangun oleh Coinbase, tapi tetap permissionless dan tidak ada token native (per posisi resmi tim Base)
  • Bagian dari Superchain Optimism: share infrastruktur dengan ekosistem OP

Ekosistem

Base menarik banyak aktivitas baru terutama dari user yang familiar dengan Coinbase. Ekosistem aktif termasuk DEX, social finance, dan protokol konsumen. Friend.tech adalah salah satu aplikasi sosial yang sempat viral di Base.

Use Case Ideal

Base cocok untuk:

  • User Coinbase yang mau on-ramp langsung ke L2 tanpa banyak setup
  • Builder yang membidik aplikasi mass market dengan integrasi Coinbase
  • User yang tertarik social finance dan eksperimen konsumen

Perbandingan Singkat

DimensiArbitrum OneOptimism MainnetBase
TipeOptimistic rollupOptimistic rollupOptimistic rollup (OP Stack)
Diluncurkan202120212023
Token nativeARBOPTidak ada
Ekosistem unggulanDeFi mature (GMX, Camelot)RPGF, VelodromeCoinbase integration, social fi
EVM compatibilityFullFullFull

Fee dan Throughput

Semua tiga L2 menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih murah daripada Ethereum mainnet, biasanya hanya pecahan dolar untuk swap standar. Angka pasti bervariasi tergantung kondisi jaringan dan blob market di Ethereum mainnet. Periksa dashboard fee terbaru di L2Beat untuk angka aktual.

Counter-Argument: Risiko L2

Walaupun L2 menawarkan fee murah dan throughput tinggi, ada beberapa pertimbangan risiko:

  • Sequencer terpusat: sebagian besar rollup masih punya sequencer yang dijalankan tim, walaupun roadmap mengarah ke desentralisasi
  • Upgradeability: smart contract rollup biasanya upgradeable oleh tim atau multisig, yang menambah trust assumption
  • Withdrawal delay: optimistic rollup punya periode challenge window yang membuat penarikan langsung ke mainnet butuh waktu (atau pakai bridge pihak ketiga yang charge fee untuk fast withdrawal)
  • Bridge risk: bridge antara L1 dan L2 punya sejarah eksploitasi di industri secara umum

Detail risiko per chain bisa dilihat di kolom "Risk" di L2Beat.

Cara Pakai L2 dari Indonesia

  1. Beli ETH di exchange Bappebti (Indodax, Tokocrypto, Pintu, dll)
  2. Withdraw ke wallet self-custody (MetaMask, Rabby)
  3. Bridge ke L2 pilihan: pakai bridge official (Arbitrum Bridge, Optimism Bridge, Base Bridge) atau bridge pihak ketiga
  4. Tambahkan jaringan L2 ke wallet: chain ID dan RPC tersedia di dokumentasi resmi masing-masing chain
  5. Mulai interact dengan dApp: connect wallet ke aplikasi pilihan

Implikasi untuk Investor Indonesia

Untuk user Indonesia, L2 menurunkan barrier interaksi dengan DeFi karena gas fee yang lebih ramah. Bridge dan transaksi di L2 secara teknis tetap masuk ruang lingkup pajak aset kripto sesuai PMK 68/PMK.03/2022 jika dilakukan via exchange Bappebti. Aktivitas di L2 lewat wallet self-custody jadi tanggung jawab pelaporan pribadi.

Penutup

Pilihan L2 sebaiknya didorong oleh use case, bukan hype. Arbitrum unggul untuk DeFi matang, Optimism punya proposisi public goods unik, dan Base menyediakan jembatan natural untuk pengguna Coinbase. Verifikasi status terbaru di L2Beat dan dokumentasi resmi sebelum bertransaksi besar.

Disclaimer

Artikel ini edukatif, bukan rekomendasi investasi. Data ekosistem berubah cepat. Periksa source primer untuk angka terbaru.

Advertisement336 × 280 · Medium Rectangle

Sumber

  1. Ethereum.org - Layer 2 Rollups(akses 20 Mei 2026)
  2. L2Beat - L2 Risk and Activity Overview(akses 20 Mei 2026)
  3. Arbitrum Documentation - Inside Arbitrum(akses 20 Mei 2026)
  4. Optimism Documentation - How Optimism Works(akses 20 Mei 2026)
Disclosure

Data ekosistem dan TVL berubah cepat. Periksa L2Beat dan dokumentasi resmi untuk angka terbaru.

Disclaimer

Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan rekomendasi investasi. Aset kripto memiliki risiko tinggi termasuk kerugian total modal. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan terdaftar sebelum mengambil keputusan investasi.

Bermanfaat? Bantu sebarkan:
Bagikan:
Penulis
Tim Redaksi

Tim editorial beritakripto.id meliput berita dan tren crypto di Indonesia.